Program Sama Juang

Dalam Program ini, kami melakukan advokasi kepada kelompok komunitas yang membutuhkan pendampingan untuk dapat membela hak2 mereka. Bersama kami, sejak 2012 kami melakukan advokasi kepada 3 Komunitas antara lain:

  • Masyarakat kampung watu weri di desa Tanjung Repi, kecamatan Lembor selatan Kabupaten manggarai Barat. Ada 73 Kepala Keluarga di Kampung ini. Yang mereka alami adalah, lahan kampung mereka yang kritis karena kekurangan air, namun indah pemandangannya, telah banyak beralih ke para spekulan tanah. Selain letaknya yang berdekatan dgn obyek wisata wae Rebo yang telah mendunia. Telah dibangun sebuah resort di kampung ini, namun penduduk kampung belum siap secara SDM untuk menyambut kedatngan pengunjung, dalam hal ini memnerikan keuntungan bagi mereka. Kami berikan pelatihan dasar guide bagi beberapa anak muda, kursus dasar Bahasa Inggris, pengetahuan pengelolaan homestay bagi ibu rumah tangga yang punya kamar layak bagi pengunjung, bersama2 mengindentifikasi obyek wisata sekitar kampung untuk dapat dujual kepada para pengunjung.
  • Masyarakat Dusun Nangalanang, desa Lidi Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur. Kami masuk ke komunitas ini untuk mencari jalan keluar dari persoalan kemiskinan yang mereka hadapi. Kelompok ini adalah 87 Kepala Keluarga yang menjadi transmigran local sejak tahun 1973. Mereka mendapat pembagian lahan sebanyak 400 hektar, namun tidak dapat dikelola maksimal, akibat kekurangan air. Irigasi yang dijanjikan kepada mereka pada awal mereka berangkat ke daerah transmigrasi local, tidak pernah terwujud. Lahan kering yang sangat bergantung kepada air hujan tidak dapat memeberikan kemakmuran kepada mereka. Akibatnya, banyak kepala kelaurga yang merantau keluar daerah, dan meninggalkan istri dan anak berusaha sendiri mengatasi keadaan di kampung. Untuk kampung ini, kami nerusaha mencari jalan keluar bagi air pertanian mereka. Karena jika lahan seluas 400 ha dapat dialiri air, maka kami yakin banyak persoalan terutama persoalan ekonomi dapat teratasi. Kami merencanakan untuk dapat mencari pembiayaan bagi sumur bor dalam (artesis) tenaga surya, yang menelan biaya hingga Rp 900jt per unitnya.
  • Masyarakat Mbehal, Desa Pota wangka kecamatan Boleng Kabupaten Manggarai Barat

Komunitas suku mbehal ini menghadapi persoalan dimana lahan tanah warisan leluhur mereka diperjual belikan tanpa mereka ketahui. Para mafia tanah bekerja sama dalam merampas hak2 mereka. Telah terjadi pertumpahan darah dan akibatkan kepala suku dan beberapa anggota ditahan dalam penjara untuk waktu 10 tahun. Saat ini kami Bersama melakukan pelurusan status lahan, dan berusaha untuk melakukan upaya hukum untuk menggugurkan sertifikat yang telah diterbitkan oleh negara, namun dimulai dengan prosedur yang salah.