Profil LSM ILMU

Profil

LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT INSAN LANTANG MUDA (LSM ILMU)

 

Lembaga swadaya Masyarakat Insan Lantang Muda adalah sebuah Lembaga swadaya masyarakat Lokal yang didirikan berdasarkan akte Notaris no 25 Tahun 2010 di Ruteng Kab Manggarai, Flores NTT.

LSM ini didirikan untuk menjawab banyak tantangan pembangunan di Pulau Flores yang belum dapat dikerjakan secara Maksimal oleh pemerintah, baik karena kondisi wilayah yang terpencil, infrastrukutur yang buruk dan topografi wilayah yang tidak menguntungkan.  Berawal dari keprihatinan kami akan kemampuan Sumber daya Manusia di Flores dalam menghadapi derap perubahan yang begitu pesat. Kami percaya bahwa tidak ada sumber daya manusia bermutu tanpa ada upaya Pendidikan.

Beberapa program yang dikerjakan  mendapat pemberitaan oleh Media Nasional, seperti Kompas cetak (Rubrik sosok edisi Oktober 2013), Metro Tv (The nations – Nangalanang), Kompas.com ( Bekal Bagi warga Komodo).

Beberapa Program yang dikerjakan oleh LSM ILMU adalah:

  1. Program TALANG KASIH.

Dalam program ini, kami bekerja membantu pasien tidak mampu dari tempat terpencil yang harus merujuk ke Puskesmas atau rumah sakit besar yang jauh dari kampungnya. Kebanyakan dari pasien ini, pengobataanya dibiayai oleh BPJS kesehatan, namun ketiadaan biaya Akomodasi untuk rujukan ke Rumah sakit besar. Dalam hal ini, kami bekerjasama dengan Puskesmas Borong di Kabupaten Manggarai Timur. Sejak 2017 sudah menangani 26 kasus rujukan. Rata-rata tiap pasien menghabiskan waktu antara 3 sampai 7 hari. Satu pasien didampingi oleh 2 orang terdekatnya, dan menghabiskan biaya minimal Rp 2.000.000/ rujukan. Banyak pasien yang pasrah saja menanti ajal ketika harus dirujuk sampai ke Denpasar, karena ketiadaan biaya.

  1. Program BINA DAYA INSAN

Dalam Program ini, kami membuka peluang kepada anak dari keluarga miskin yang telah tamat SMA untuk tetap dapat melanjutkan kuliahnya ke perguruan tinggi. Program ini baru dimulai tahun 2017, dan telah menghantarkan belasan orang anak untuk dapat berkuliah di Pulau Jawa. Perguruan Tinggi yang yang bersedia memberikan beasiswa adalah Surya Universiti Tangerang dan Atmajaya Jakarta. Upaya kami ini adalah sebuah upaya jangka Panjang daam membina anak2 dari keluarga miskin untuk dapat memutuskan mata rantai kemiskinan. Kami juga mencari orang tua asuh yang bersedia untuk dapat menjadi induk semang dan dapat menjamin kebutuhan para mahasiswa dari keluarga tidak mampu slama menimba ilmu di Jakarta. Termasuk yang kami kerjakan dalam program ini adalah memebrikan kursus Bahasa Inggris gratis bagi warga kota Labuan Bajo untuk siap dalam menyambut kedatangan tamu dari Mancanegara.

  1. Program PERSEMBAHAN UNTUK IBU BUMI (PRIBUMI) 

Program ini dibuat khusus untuk mengatasi berbagai masalah yang diakibatkan oleh menipisnya Hutan, dan berkurangnya cadangan air tanah, sehingga menyebabkan banyak warga yang kesulitan mendapatkan air minum saat musim kemarau. Dalam program ini, kami pada awal tahun membagikan polybag dan bibit tanaman baik jenis buah2an, stek beringin dll kepada keluarga tidak mampu untuk dirawat dan dipelihara. Lalu pada akhir tahun, kami kembali untuk mengambil anakan yang telah dirawat untuk ditanam pada Daerah Aliran Sungai, Mata Air, Hutan Gundul dan Daerah resapan Air. Kami menanam dengan melibatkan anak sekolah, instansi pemeritah, TNI. Dalam program ini, sasaran untuk pemberdayaan keluarga tidak mampu, Pendidikan konservasi, semua dapat berjalan sekaligus. Khusus untuk kota Ruteng yang 5 mata airnya telah mengering, kami berencana untuk menanam 50 ribu anakan di hutan golo lusang secara bertahap selama 5 tahun berturut- turut. Kami menanam 1000 anakan pada tahun 2018, dan berencana akan menanam 10.000 anakan mulai Tahun 2019 sampai tahun 2024.

  1. Program SAMA JUANG 

Dalam Program ini, kami melakukan advokasi kepada kelompok komunitas yang membutuhkan pendampingan untuk dapat membela hak2 mereka. Bersama kami, sejak 2012 kami melakukan advokasi kepada 3 Komunitas antara lain:

  • Masyarakat kampung watu weri di desa Tanjung Repi, kecamatan Lembor selatan Kabupaten manggarai Barat. Ada 73 Kepala Keluarga di Kampung ini. Yang mereka alami adalah, lahan kampung mereka yang kritis karena kekurangan air, namun indah pemandangannya, telah banyak beralih ke para spekulan tanah. Selain letaknya yang berdekatan dgn obyek wisata wae Rebo yang telah mendunia. Telah dibangun sebuah resort di kampung ini, namun penduduk kampung belum siap secara SDM untuk menyambut kedatngan pengunjung, dalam hal ini memnerikan keuntungan bagi mereka. Kami berikan pelatihan dasar guide bagi beberapa anak muda, kursus dasar Bahasa Inggris, pengetahuan pengelolaan homestay bagi ibu rumah tangga yang punya kamar layak bagi pengunjung, bersama2 mengindentifikasi obyek wisata sekitar kampung untuk dapat dujual kepada para pengunjung.
  • Masyarakat Dusun Nangalanang, desa Lidi Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur. Kami masuk ke komunitas ini untuk mencari jalan keluar dari persoalan kemiskinan yang mereka hadapi. Kelompok ini adalah 87 Kepala Keluarga yang menjadi transmigran local sejak tahun 1973. Mereka mendapat pembagian lahan sebanyak 400 hektar, namun tidak dapat dikelola maksimal, akibat kekurangan air. Irigasi yang dijanjikan kepada mereka pada awal mereka berangkat ke daerah transmigrasi local, tidak pernah terwujud. Lahan kering yang sangat bergantung kepada air hujan tidak dapat memeberikan kemakmuran kepada mereka. Akibatnya, banyak kepala kelaurga yang merantau keluar daerah, dan meninggalkan istri dan anak berusaha sendiri mengatasi keadaan di kampung. Untuk kampung ini, kami nerusaha mencari jalan keluar bagi air pertanian mereka. Karena jika lahan seluas 400 ha dapat dialiri air, maka kami yakin banyak persoalan terutama persoalan ekonomi dapat teratasi. Kami merencanakan untuk dapat mencari pembiayaan bagi sumur bor dalam (artesis) tenaga surya, yang menelan biaya hingga Rp 900jt per unitnya.
  • Masyarakat Mbehal, Desa Pota wangka kecamatan Boleng Kabupaten Manggarai Barat

Komunitas suku mbehal ini menghadapi persoalan dimana lahan tanah warisan leluhur mereka diperjual belikan tanpa mereka ketahui. Para mafia tanah bekerja sama dalam merampas hak2 mereka. Telah terjadi pertumpahan darah dan akibatkan kepala suku dan beberapa anggota ditahan dalam penjara untuk waktu 10 tahun. Saat ini kami Bersama melakukan pelurusan status lahan, dan berusaha untuk melakukan upaya hukum untuk menggugurkan sertifikat yang telah diterbitkan oleh negara, namun dimulai dengan prosedur yang salah.

  1. PROGRAM BEDAH RUMAH

Dalam Program ini, kami berusaha mencari dana untuk membangun rumah bagi keluarga yang tidak mempunyai rumah yang layak huni. Ada 16 Rumah yang sangat2 butuh proiritas untuk dibangun. Saat ini kami membangun rumah kedua. Sebelumya kami telah berhasil membangun sebuah rumah layak huni bagi seorang janda. Dan ini mendapat pemneritaan di metro tv.

Kami terus mencari dana untuk sisa 14 rumah lainnya, satu rumah ukuran 6×7 membutuhkan biaya sebesar Rp 45 juta, termasuk untuk wc.

  1. PROGRAM SUMUR WARGA

Melalui Program ini, kami mencari cara untuk dapat membuat sebuah sumur untuk beberapa rumah keluarga tidak mampu. Satu buah Sumur bisa  untuk 5 sampai 10 Rumah.

  1. PROGRAM MODAL KELUARGA

Dalam Program ini, kami mencari modal usaha bagi janda2 Yang bersusah payah dalam menghidupi anak2nya. Kami baru memberikan bantuan Beras 100 kg kepada seorang janda yang menghidupi 4 orang anaknya, sebagai modal dagang.

Untuk Donasi dapat melalui Rekening LSM ILMU Bank BNI 0764 343 777

Share Artikel ini ...

Author: admin

4 thoughts on “Profil LSM ILMU

  1. Long time supporter, and thought I’d drop a comment.

    Your organization’s wordpress site is very sleek – hope
    you don’t mind me asking what theme you’re using? (and don’t
    mind if I steal it? :P)

    I just launched my small businesses site –also built in wordpress like yours– but the theme slows (!) the site down quite a bit.

    In case you have a minute, you can find it by searching
    for “royal cbd” on Google (would appreciate any feedback) – it’s still in the works.

    Keep up the good work– and hope you all take care of
    yourself during the coronavirus scare!

    ~Justin

  2. Terimakasih atas segala kegiatan dan kepedulian teman terhadap masyarakat di Flores khususnya Manggarai Raya (Timur, tengah dan barat).
    Kami di rantauan belum bisa berbuat banyak utk tanah kelahiran.
    Salut atas kerja teman ase kae.

    Salam.

    1. Kami melakukan ini karena kecintaan yang luar biasa pada tanah Flores dan semua makhluk hidup di atasnya. Terimakasih untuk dukungannya yang membuat kami makin bersemangat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *