Aksi menjaga kelestarian alam dengan semangat kemerdekaan

LSM ILMU bersama komunitas pemuda kota Borong, para pemuda GMIT, para Staf dan Lurah Kota Ndora, BNI, secara bersama dalam rangka perayaan hari kermerdekaan Republik Indonesia, kami menanam 17 anakan kayu waru, 8 anakan ketapang,  45 anakan Kelapa hybrida dan 1 pohon pancasila (sukun) di Delta Muara Borong, kabupaten Matim.

Setelah itu kami membersihkan DAS wae Bobo, mulai dari Muara sampai jembatan wae Bobo 1. Dari hasil permbersihan itu kami berhasil mengangkat 750 kg lebih sampah. Selanjutnya, sampah-sampah itu diangkut oleh truk dinas BLHD milik Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Flroes Nusa Tenggara Timur.

Makna dari angka-angka pada kegiatan itu adalah 17-8-45. 17 anakan kayu waru laut yang langka lambangkan tanggal 17, 8 anakan Ketapang lambangkan bulan Agustus, dan 45 anakan kelapa untuk tahun 45 dan satu kayu Pancasila (sukun) untuk satu Indonesia.

750 kg sampah untuk 75 tahun Indonesia Merdeka. Kegiatan ini untuk memberi makna pada kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh pendahulu kita yang telah mengorbankan nyawanya.

Hanya mengenang jasa para pahlawan kemerdekaan rasanya tidak cukup, diperlukan aksi dan kegiatan yang memberi makna perjuangan dan cinta akan tanah air.

Perayaan hari kemerdekaan hanyalah pengingat bahwa perjuangan kita belum selesai. Semangat kemerdekaan harus terus dilakukan, demi kemajuan Indonesia. Cintailah Tanah Air beserta keindahan alamnya!

 

Share Artikel ini ...

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *